Jumat, 31 Agustus 2012

Antara Tujuan dan Cara


Beberapa tahun yang lalu saya membaca buku tentang tujuan dan cara, pada awalnya saya susah sekali untuk membedakan antara tujuan dan cara. Sering sekali saya merasa bahwa saya mempunyai tujuan yang jelas, dan ternyata tujuan yang saya maksudkan adalah merupakan cara. Kesulitan untuk membedakan ini memang benar karena sifat dari tujuan dan cara itu, kadang tercampur. Cara dapat menjadi tujuan kecil, pada saat saya mau masuk ke universitas, saya merasa bahwa menjadi sarjana adalah tujuan saya, tetapi sebenarnya saya masuk ke universitas, agar saya mendapatkan ilmu dan ilmu tersebut dapat saya gunakan untuk membangun usaha, dan membangun usaha menjadi tujuan saya kedua, padahal membangun usaha adalah suatu cara untuk saya mendapatkan uang, dan ternyata mendapatkan uang juga merupakan tujuan perantara, karena saya berpikir kalau saya sudah dapat uang saya dapat membangun keluarga bahagia. Jadi sebenarnya tujuan akhir saya adalah membangun keluarga bahagia.
Sangatlah penting kita dapat membedakan antara tujuan dan cara, karena biasanya cara hanya satu, seperti misalkan tujuan saya adalah lulus universitas dan mendapatkan gelar, saya akan melakukan apa saja agar saya lulus dan mendapatkan gelar, saya bisa nyontek, saya bisa membayar agar saya lulus, atau saya bisa bekerja keras untuk belajar dan mendapatkan nilai yang bagus. Kalau saya punya tujuan yang jelas mengapa saya sekolah seperti pada cerita diatas, tentunya saya tidak akan nyontek, saya tidak akan membayar agar saya lulus, karena dengan cara tersebut saya tidak akan mendapatkan pelajaran yang berguna untuk membangun usaha saya. Karena saya akan tahu bahwa tujuan saya masuk ke universitas bukan gelar yang akan saya cari, melainkan saya akan mencari ilmu agar dapat digunakan dalam membangun usaha.
Sangatlah jelas bahwa tujuan akan membedakan cara kita melakukan sesuatu, sehingga tujuan sangatlah penting didalam kehidupan. Kalau kita tidak mempunyai tujuan yang jelas kehidupan kita juga akan menjadi tidak jelas karena kita tidak mempunyai arah, tetapi mempunyai tujuan juga tidak berarti kita akan selalu sukses, dan kalau tidak mempunyai tujuan sudah dipastikan tidak akan sukses. Berikut ini adalah hasil survey dari Harvard University, hanya ada 3% orang yang kehidupannya sangat makmur, mereka adalah yang dapat menuliskan tujuannya dengan jelas dan ditulis, 10 % orang kehidupannya diatas rata rata, mereka yang mempunyai tujuan yang jelas dan tidak di tulis, 27 % mereka yang kehidupannya rata rata, adalah orang yang mempunyai tujuan yang samar samar, dan 60% orang kehidupannya dibawah rata rata, mereka tidak mempunyai tujuan yang jelas.

Mimpi menjadi kenyataan
Pada suatu pagi Monty Robert mengundang temanya untuk datang ke rumahnya yang cukup luas sekitar 10 hektar, di rumah tersebut ada ranch kuda, beserta kuda kuda yang bagus. Dan disitu ada banyak anak anak sekolah sedang bermain dan ada John guru mereka yang sudah tua.
Kemudian Monty Robert bercerita kepada temannya tersebut bahwa, ia adalah seorang anak tukang kuda di Amerika, pekerjaan ayahnya adalah memelihara kuda dari ranch satu ke ranch lainnya, serta kuda balap. Kehidupannya sangat sederhana bahkan tergolong miskin. Monty Robert bersekolah di sekolah dasar kelas terakhir, dan gurunya memberi tugas pada anak anak dikelasnya untuk menuliskan apa yang dicita citakan dalam hidupnya.
Monty Robert menuliskan apa yang dia cita citakan didalam 7 halaman, dia menginginkan punya ranch diatas tanah seluas 10 acre, dan digambarkan secara detail bentuk rumah dan juga ranchnya, serta jalan yang dibuat di dalam tanah seluar 10 acre tersebut. Setelah tugas tersebut diserahkan kepada John, besoknya semua tugas dikembalikan pada para murid, dan Monty Robert mendapatkan nilai C, terus dikasih keterangan untuk bertemu dengan John gurunya setelah kelas berakhir. John mengatakan pada Monty Robert, bahwa apa yang dituliskan itu adalah hal yang tidak mungkin dapat kesampaian mengingat Monty Robert adalah anak seorang pengurus kuda yang kehidupannya cukup miskin. Dan John mengatakan seandainya Monty Robert mau menggantikan ceritanya yang lebih nyata, maka John akan mengganti nilai Monty Robert. Sepulang ke rumah Monty Robert konsultasi pada ayahnya, dan ayahnya menyerahkannya pada Monty untuk mengambil keputusan. Keesokan harinya Monty menemui gurunya dan dia bersikeras untuk tidak mengubah tulisannya dan berkata kepada gurunya, “Pak John dapat menyimpan nilai C nya untuk saya, tetapi saya akan meyimpan impian saya”
Tugas tersebut masih tergantung diatas perapian rumah Monty Robert yang sesuai dengan apa yang di cita citakan, dan John gurunya memanggil murid muridnya yang dibawah ke rumah Monty dan mengatakan “Anak anak dulu saya sudah banyak mencuri impian murid murid saya, sekarang kamu dapat menyimpan impian mu erat erat, seperti Monty Robert ini”. Sebuah kisah nyata yang terjadi di Amerika, dan sangat menginspirasi. 
Saya juga baru selesai membaca buku The Compass of Fulfillment yang ditulis oleh Kazuo Inamuri, mengatakan bahwa “what you can see in your mind, you can do; what you can’t see, you can’t do. If you desire a specific outcome, you must concentrate on its realization with a fierce tenacity until it becomes a passionate desire, at which point you will be able to see what success looks like in minute detail.” Monty Robert dapat menggambarkan dengan jelas ranch yang dia ingin miliki, dan sekarang telah menjadi kenyataan, dia menjadi Horse trainer yang terkenal, serta penulis buku dan juga motivational speaker. Untuk informasi lebih lanjut tentang Monty Roberts Klik disini

Tidak ada jalan pintas
Pada saat kita bekerja untuk mencapai tujuan kita, karakter kita akan terbentuk dengan bekerja keras. Karena pada saat kita kerja keras akan membentuk karakter kita, kita dipersiapkan untuk dapat menikmati kesuksesan dengan benar.
Ada suatu cerita, seorang anak sedang melihat kepompong yang akan menjadi kupu-kupu, kepompong tersebut dengan susah payah keluar dari kepompongnya, karena lubang kepompong sangat kecil dibandingkan dengan kepompongnya sendiri. Karena si anak kecil tersebut merasa kasihan kepada si kepompong, maka anak kecil tersbut ingin membantu si kepompong, dengan mengambil gunting, bungkus kepompong di gunting sehingga si kepompong dengan mudah keluar. Setelah keluar ternyata bentuk badannya besar, sehingga si kepompong tidak dapat terbang menjadi kupu-kupu, dan akhirnya mati.
Ternyata pada saat kepompong itu berusaha untuk keluar dengan lubang yang sempit, akan memeras isi perutnya, dan cairan tersebut akan menyebar keseluruh tubuhnya untuk memberikan kekuatan.
Dalam kehidupan ini tidak ada jalan pintas, Kazuo Inamori juga mengatakan didalam bukunya  “There is no shortcut to the destination we have painted in our minds. A great distance can be traveled only one step at a time, and a great dream is reached little by little, day by day.” Tulisan buku Kazuo ini sangat menginspirasi saya, tidak heran kalau Kazuo mempunyai perusahaan yang cukup besar di Jepang bernama Kyocera dan perusahaan telekomunikasi KDDI. Dia banyak mendapatkan penghargaan dan juga dia mempunyai dana abadi yang digunakan untuk memberikan hadiah pada orang orang yang berinvosi.

Dengan bekerja keras akan membangun karakter
Di Jepang pada tahun 1787 – 1856 hiduplah seorang petani yang tidak berpendidikan yang bernama Ninomiya Sontoku, dia dibesarkan dari keluarga miskin; setiap hari ia bekerja keras dari pagi hingga petang,  menggarap ladang dengan hanya menggunakan pacul dan sekop. Dari hasil kerja kerasnya dia banyak mengubah pedesaan yang miskin menjadi pedesaan yang makmur. Atas hasil jerih payahnya dalam membangun desa, ia diundang oleh pemerintahan Tokugawa ke kerajaan, dimana dia bercampur dengan orang orang kalangan atas di dalam kerajaan. Walaupun dia tidak didik di kalangan atas dia dapat bergaul dengan orang kalangan atas, di buku tersebut Kazuo mengatakan “Those long days toiling in the fields, covered in dirt and sweat, had nurtured his inner being, cultivated his character, purified his heart, and honed his soul, raising him to a higher plane of existance.”. Pada saat kita kerja keras, kita juga harus mencintai pekerjaan kita dan berikan upaya yang maksimal. Dan dikatakan juga didalam bukunya “it is through hard work that a person can perfect her character.”.

Kamis, 23 Agustus 2012

Andal Software sebuah perjalanan (refleksi diri selama libur)


Libur lebaran telah lewat, dalam masa liburan biasanya adalah waktu yang tepat untuk mengenang masa lalu, berintrospeksi diri, dan memikirkan apa yang akan diraih pada masa yang akan datang. Saya percaya bahwa seseorang harus selalu bertumbuh dan berkembang, pertumbuhan dan perkembangan seseorang dapat dilakukan melalui karya atau hasil kerja. Orang tidak akan bertumbuh dan berkembang kalau tidak menghasilkan suatu hasil karya, apapun hasil karyanya. Karena pada saat melakukan pekerjaan untuk menghasilkan suatu karya kita akan bertemu banyak hal yang menyebabkan kita akan belajar. Hasil karya tidak harus terkenal, bisa juga dilakukan oleh seorang office boy misalnya, pekerjaan seorang office boy adalah membuat kantor menjadi bersih, kalau dia mengerjakan dengan hati, sehingga kantor yang ditempati menjadi bersih sehingga menimbulkan suasana yang nyaman untuk bekerja maka ia juga sudah menghasilkan suatu karya, yaitu bagaimana caranya membuat kantor menjadi bersih.
Saya sangat beruntung dilahirkan didalam keluarga yang sangat liberal dalam arti kata memberikan kebebasan dalam cara berpikir, walaupun ayah saya hanya lulusan SD, dan Ibu saya juga lulusan SD, tetapi mereka bekerja keras untuk menghidupi keluarganya. Saya bertumbuh dilingkungan dimana saya sering sekali duduk bersama keluarga kemudian kita banyak bercerita tentang usaha ayah saya, dan juga saya sering bertanya hal hal yang saya ingin tahu. Dari hasil banyak perbincangan ini, sejak masa remaja saya sudah mempunyai ambisi untuk mempunyai usaha sendiri.

Memulai Usaha Sendiri
Pada saat saya hampir lulus kuliah ditahun 1980, pada saat itu komputer masih terbilang barang baru dan cukup mahal, kursus komputer mulai tumbuh untuk belajar membuat program komputer besar yang dikenal dengan nama IBM. Dan komputer kecil baru diperkenalkan yang namanya Radio Shack. Saya dengan teman teman di kampus mencetuskan suatu gagasan untuk membuat kursus komputer dengan target sekolah SMA. Sesuatu hal yang baru, bisnis ini bertumbuh dengan sangat pesat, tetapi akhirnya saya harus melepaskan bisnis ini karena saya melanjutkan kuliah di Amerika, untuk bekal masa depan, saya mengambil jurusan Bisnis dengan major Information System.
Saya berpikir pada saat itu, kalau memang saya mampu untuk membangun usaha, maka saya juga harus dapat memulai usaha baru dari awal. Pengalaman membangun usaha akan sangat berharga, dan bila dilakukan beberapa kali, maka saya akan mahir membangun suatu usaha. 
Maka setelah selesai kuliah, saya memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan mengembangkan bisnis baru dalam bidang software.  

Memulai Andal Software
Perjalanan Andal Software sangat panjang dimulai dari tahun 1988, dari perusahaan software yang dimulai dari nol, saya masih membuat program sendiri dan dipasarkan sendiri. Perusahaan ini berkembang cukup pesat, karena memang belum banyak yang melakukan pada saat itu. Pada tahun 1992, kami mulai menuju ke Industri software dengan membuat aplikasi akuntansi yang bernama PRESISI, sekaligus memperkenalkan nama Andal Software. Awal yang tepat memulai membuat produk PRESISI dan dalam  perjalanannya Andal software beberapa kali mengganti bisnis modelnya, walaupun masih tetap di bidang software. Pada akhir tahun 2002 Andal Software mengalami kejatuhan. Kejatuhan Andal Software bukan karena tidak dapat menjual produknya tetapi justru pada saat penjualan sedang meningkat, hal ini disebabkan karena meningkatnya jumlah penjualan yang sangat besar, maka jumlah programmer yang melakukan kastemisasi tidak cukup.Kesalahan ini terjadi karena bisnis modelnya tidak tepat kami membuat produk dan juga melakukan kastemisasi, saya mengetahui kesalahan ini setelah membaca buku the Secret of Software Success yang ditulis oleh Cyriac R. Roeding, Gert Purkert, Sandro K. Kinder dan Muller Ralph dan editornya Deltiv J. Hoch. buku tersebut sangat menginspirasi saya, saya dapat mempelajari bagaimana membangun industri software yang sukses.
Kejatuhan Andal Software di tahun 2002 dan 2003 merupakan titik balik, dimana saya diberi pelajaran yang sangat berharga untuk membawa Andal Software naik lebih tinggi lagi. Pengalaman inilah yang menarik Mas Teguh S. Pambudi untuk menulis buku yang berjudul “Riding the wave Strategi Andal Menaklukan Industri Software”, buku tersebut mulai ditulis pada awal tahun 2009, dan baru dapat diterbitkan pada bulan Juli 2010. Waktu yang sangat panjang untuk menulis buku. Tetapi pada saat saya baca buku tersebut, saya sendiri banyak belajar. Karena Mas Teguh dapat menuangkan perjalanan Andal Software dengan baik ditambah dengan analisa kejadian penting di Andal Software, dan analisanya berdasarkan referensi-referensi yang didapatkan. Dari analisa dan referensi yang diberikan oleh Mas Teguh, pada saat saya membaca buku tersebut saya belajar banyak, banyak hal yang tidak saya ketahui pada saat mengambil keputusan, setelah membaca buku tersebut saya baru tahu latar belakangnya mengapa keputusan tersebut harus diambil, dan mengapa memilih mengambil keputusan yang ini bukan lainnya. 
Pelajaran yang saya dapatkan adalah "untuk mengembangkan usaha menjadi besar memerlukan pengetahuan yang cukup untuk membawa perusahaan tersebut naik keatas" sekarang saya membiasakan diri setiap tahun saya mengambil 2 -3 bulan dimana saya sangat intens untuk membaca buku, dan hasilnya biasanya strategi yang akan diterapkan pada tahun yang akan datang.
Buku tersebut saya lampirkan dalam tulisan ini dan dapat di download untuk dibaca, saya sudah minta ijin untuk dibagikan ke pembaca blog saya ini, harapan saya, buku tersebut dapat dijadikan referensi bagi mereka yang ingin atau sedang membangun usaha Teknologi Informasi khususnya software.

Pelajaran yang didapat
Pada saat kita mengalami masalah yang cukup berat, kalau kita bisa lalui, kita akan melihat sesuatu yang sangat indah. Pada saat Andal Software jatuh di tahun 2002 akhir, dan di tahun 2003 adalah tahun yang paling berat untuk saya, bahkan saya sempat berpikir untuk menutup Andal Software. Tetapi sekarang ini saya sangat bersyukur, karena banyak sekali pelajaran yang saya dapatkan untuk membawa Andal Software naik seperti sekarang ini, seandainya itu tidak terjadi mungkin Andal Software akan datar saja, pertumbuhannya tidak akan terlihat.
Pengetahuan sangat penting dalam membawa perusahaan ke tingkat yang lebih tinggi lagi, pengetahuan ini bisa didapat dari membaca buku buku, dan berkumpul dengan orang orang yang mempunyai kemampuan lebih dari kita. Saya juga belajar orang yang sukses biasanya mempunyai pemikiran yang berbeda dengan orang yang kurang sukses, maka untuk menjadi sukses, saya harus mengubah pola pikir saya, seperti pola pikir orang sukses, dan saya percaya bisnis kita akan naik sejalan dengan perubahan pola pikir tersebut.
Pelajaran terakhir yang saya dapatkan adalah kita harus dapat bersyukur dalam keadaan apapun, dan yang paling susah adalah kita harus tetap bersyukur dalam keadaan yang tidak baik. Dari pengalaman yang ada maka pada saat mempunyai masalah yang dianggap besar pertanyaannya adalah “Pelajaran apa yang aku dapatkan dari masalah ini ?”, kemudian dilanjutkan dengan “Apa solusinya untuk keluar dari masalah ini ?”
Setelah mendapatkan solusinya saya akan bekerja keras sehingga solusi yang telah dipikirkan dapat tercapai.

Download buku Strategi Andal Menaklukan industri software 
Buku Strategi Andal bab pembuka 

Kamis, 16 Agustus 2012

Selamat Hari Raya Iedul Fitri


Setiap hari raya Iedul Fitri kita saling memaafkan, makna yang terkandung dalam memaafkan sangat dalam bila kita jalankan. Pertanyaannya apakah memang benar kita dapat memaafkan seseorang dengan tulus, sekalipun orang tersebut telah menyakiti hati kita.

Memang kita harus dapat memaafkan seseorang dari hati kita yang paling dalam, sehingga kita tidak ada lagi rasa benci, rasa kesal bila bertemu atau memikirkan teman kita yang telah menyakiti hati kita. Kalau kita bisa benar-benar memaafkan, maka kita akan meresakan kedamaian di hati, dan kebahagiaan.

Saya pernah mendengarkan suatu cerita, ada seorang anak TK katakan bernama Rini yang tidak disukai oleh seorang temannya yang bernama Rina. Pada suatu saat teman lainnya bernama Tina mengundang mereka ke pesta ulang tahun di rumahnya. Pada saat Rina dan Ibu datang ke pesat ulang tahun tersebut, mereka melihat Rina sudah ada didalam rumah Tina.

Maka ibu nya Rina mengatakan pada ibunya Tina bahwa mereka akan pulang kerumah kalau Rini masih ada di rumah itu, dan mereka akan membawa pulang juga kue ulang tahunnya. Dalam rasa kebingungan ibunya Tina memutuskan untuk menyuruh Rini pulang ke rumah.

Sampai di rumah Rini melaporkan kejadian tersebut kepada ibunya, dan saat itu juga ibu Rini naik pitam. Kemudian Ibu Rini menceritakan kejadian tersebut ke teman dekatnya apa yang terjadi. Dan teman dekatnya menasehati bahwa “bila dia membenci seseorang dan tidak dapat memaafkan maka ibarat meminum racun tetapi menghendaki orang lain yang meninggal”

Setelah saya pikirkan nasehatnya benar sekali, karena pada saat kita membenci seseorang, maka kita akan merasakan enerji kita terkuras habis, kita merasa capai. Tetapi orang yang kita benci tenang-tenang saja, mereka bahkan dapat ber senang senang. Rasa benci dapat membuat kita tidak dapat berpikir dengan baik.
Marilah di saat yang indah ini kita belajar memberikan maaf yang tulus pada teman teman kita, tanpa kita pikirkan lagi perbuatan mereka di masa lalu, kita buka lembaran baru di tahun baru ini.



Senin, 06 Agustus 2012

Who moved my Cheese ?

Beberapa waktu yang lalu saya bertemu dengan para distributor koran dan majalah, mereka mulai bercerita tentang masa kejayaan mereka di era tahun 80 – 90 an, wilayah yang mereka cakup cukup luas. Dari hasil mengerjakan distribusi majalah dan koran, mereka dapat membiayai anak mereka untuk sekolah hingga ke perguruan tinggi. Perlahan tapi pasti jumlah pelanggan koran semakin tahun semakin menurun, karena sudah dikerjakan bertahun-tahun bahkan puluhan tahun lamanya, mereka mulai galau, apa yang akan mereka perbuat ? untuk kembali ke masa keemasan mereka rasanya tidak mungkin karena dunia sudah berubah. Pada saat mendengarkan cerita mereka saya teringat sebuah buku yang saya pernah baca beberapa tahun yang lalu yang berjudul who moved my chees, ceritanya tikus berpesta ria karena menemukan tempat penyimpanan keju. Mereka berpesta dan bersenang-senang karena mereka merasa bahwa penyimpanan keju yang mereka temukan akan berlangsung lama sekali, secara perlahan tapi pasti bahwa keju yang mereka nikmati makin lama makin berkurang. Ada tikus yang pandai mereka mulai mencari makan ditempat lain, memang sulit, tetapi akhirnya mereka dapat menemukan tempat makanan lainnya. Sedangkan tikus yang tidak mau berubah, mereka mati kelaparan karena pada saat kejunya habis, tikus-tikus itu harus mencari tempat makan lain yang memerlukan waktu sedangkan persediaan makan sudah habis. Dunia yang kita tempati ini selalu mengalamai perubahan, dan Tekhnologi Informasi sekarang ini mengubah secara cepat proses bisnis, banyak sekali bisnis-bisnis yang besar akhirnya tidak dapat bertahan lagi karena digantikan dengan digital.

Perubahan distribusi digital
Pertumbuhan internet dan alat yang dapat mengakses internet seperti komputer dan smartphone memudahkan orang untuk mengakses ke internet. Kemudahan mengakses ke internet membuat distribusi digital bergeser, dari secara fisik ke virtual, sekarang ini orang membeli musik tidak lagi melalui toko musik, tetapi download dari toko toko musik digital, sama halnya dengan film, buku, majalah, dan news. Semua dapat di download lewat web dan ada yang membayar ada juga yang diberikan secara Cuma Cuma. Distribusi melalui digital ini juga mengubah proses bisnis dunia musik, film, koran, majalah dan buku. Secara perlahan dan pasti bisnis mereka mengalami penurunan, karena memang lebih nyaman danlebih murah bila kita membeli musik, film, koran, majalah dan buku melalui online. Sebagai contoh beberapa tahun yang lalu di hampir setiap mall ada toko musik penjual CD, bahkan mempunyai gerai di hampir setiap mal besar, sekarang sudah tidak kedengaran lagi tokonya, digantinkan oleh toko musik yang kecil dan masih tetap bertahan sampai sekarang, dan lambat namun pasti orang yang mampir ke tokonya makin lama makin jarang. Yang lebih menarik lagi sebetulnya publisher, bisnis utama dari publisher adalah distribusi, naskah yang ditulis oleh penulis, disetting kemudian di terbitkan dan disebarkan ke toko toko buku. Adanya publisher karena seorang penulis tidak dapat melakukan setting bukunya, dan harus mencetak dalam jumlah banyak, kemudian harus mendistribusikan bukunya melalui toko toko buku, dimana seorang penulis tidak memiliki jaringan ke toko buku. Sekarang ini seorang penulis dapat dengan mudah membuat buku, design buku dapat dilakukan dengan mudah, setelah disetting sendiri, tanpa harus dicetak, buku yang berbentuk digital tersebut dapat disebarkan ke masa dengan menggunakan media digital. Atau toko toko buku online juga sudah mulai banyak. Kemudahan untuk menerbitkan buku sendiri akan mengacam para publisher mereka harus mendefinisikan ulang bisnis modelnya.

Mendefinisikan ulang bisnis model
Dalam mengembangkan suatu bisnis, saya percaya bahwa bisnis model akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan bisnis yang akan digelutinya. Kalau kita kaji lebih dalam bisnis dia koran atau media cetak pada awalnya mereka mendapatkan uang dari hasil penjualan koran atau majalah. Tetapi dalam perkembangannya ternyata hasil dari penjualan iklan jauh lebih besar dibandingkan dengan penjualan majalah atau korannya. Sehingga koran atau majalah yang mempunyai iklan yang banyak akan dapat bersaing, jadi persaingannya bukan lagi beritanya, melainkan berapa besar oplag (jumlah yang dapat didistribusikan) koran atau majalah tersebut. Karena makin besar oplagnya berarti nilainya makin besar untuk para pengiklan, koran atau majalah yang jumlah iklannya sedikit akan sulit berkembang. Dari model bisnis iklan ini, maka sekarang ada beberapa majalah yang diberikan secara Cuma Cuma tetapi dapat menjadi besar, karena jumlah iklan nya banyak. Semakin banyak majalah Cuma Cuma disebarkan semakin banyak pula yang akan memasang iklan di majalah tersebut. Jadi kunci keberhasilan majalah atau koran yang diberikan Cuma Cuma adalah berapa besar oplagnya.

Bentuk majalah/koran digital 
Dari bisnis model tersebut maka koran atau majalah bukan lagi menjual konten tetapi yang dijual adalah halaman untuk memasang iklan. Sama halnya media didalam dunia digital, Google adalah mesin pencari yang banyak digunakan, dan google memberikan layanannya secara gratis. Kemudian dari mana google mendapatkan uangnya ? dari para pengiklan, bila ada seseorang menggunakan mesin pencari google, maka iklan yang ditampilkan disesuaikan dengan kata yang sedang dicari. Model iklan seperti ini sangat menguntungkan bagi pengiklan dan google. Maka sekarang ini google merupakan media iklan yang paling besar di dunia.

Bisnis model apa yang cocok untuk media masa ?
Ada beberapa media masa digital di Indonesia yang mendapatkan penghasilannya dari langganan, artinya, setiap orang yang akan membaca konten dari media digital tersebut harus berlangganan. Pertanyaannya sekarang ini sudah banyak sekali media masa yang diberikan Cuma Cuma terutama berita, tentunya orang lebih memilih yang gratis daripada yang membayar. Model berlangganan digital ini dapat dilakukan kalau isinya merupakan ulasan atau analisis atau hasil research, ada beberapa research company yang menjual hasil researchnya dengan harga yang cukup mahal tetapi sangat berguna bagi para pengusaha, sehingga mereka mau membelinya. Dari pengamatan saya untuk model bisnis media yang berisi berita lebih cocok menggunakan third party market, dimana produser memberikan kontennya secara gratis kepada konsumen, dan advertiser yang membayar kepada produser sebagai gantinya produser mengiklankan produk dari advertiser.

Selasa, 24 Juli 2012

How Will you measure your life



Clayton M Christensen adalah seorang profesor di Harvard Business School, dia banyak menulis buku tentang Innovation, beberapa bukunya yang telah saya baca adalah Innovation Dilemma, Innovation solution, dan yang terakhir saya baca adalah Seeing what’s next. Setelah saya membaca bukunya, saya mengambil kesimpulan Christinsen adalah orang yang sangat pandai dapat melihat hal hal yang terjadi kemudian dianalisa dan dihubungkan dengan suatu teori. Sehingga di ketiga bukunya dia selalu beranggapan bahwa penting sekali kita mengetahui banyak teori, karena pada saat kita memikirkan sesuatu secara tidak langsung kita akan menggunakan teori yang kita ketahui untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Setelah saya renungkan pada saat membaca buku-buku nya Christensen, memang benar bahwa kita harus banyak menguasai teorinya kemudian pada saat kita mengalami permasalahan tertentu kita dapat menghubungkan teori tersebut dengan permasalahan yang ada kemudian penyelesaiannya akan jauh lebih baik.
Pada saat saya melihat buku yang berjudul How will you measure your life, dan di tulis oleh Christensen, saya terperangah, kok seorang profesor ahli dibidang innovation menulis buku tentang kehidupan. Dan setelah saya baca buku tersebut saya makin kagum lagi, buku tersebut bagus sekali untuk dibaca. Setelah membaca buku itu kita akan mendapatkan banyak pencerahan dari Christensen, di pembukaan bagian 1 bukunya, Christensen mengutip dari Steve Job yang mengatakan 

                         The only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do. If you haven’t found it yet, keep looking. Don’t settle. As with all matters of the heart, you’ll know when you find it.

Pada saat kita mencari itu, kita akan dihadapkan dengan pilihan pilihan, dan bagaimana caranya memilih, tentunya kita memerlukan teori tentang kehidupan, bukannya Cuma pengalaman. Christensen memberikan gambaran yang bagus sekali tentang manusia, sayap, dan bulu. Pada abad yang silam, manusia ingin terbang seperti burung, maka manusia mencoba membuat sayap dengan bulu dan mencoba terbang, berbagai hal telah di coba, dan hasilnya manusia tidak dapat terbang. Pada tahun 1738 seorang matematikawan Belanda Swiss yang bernama Daniel Bernoulli mengemukakan suatu teori dinamika fluida, yang menyatakan bahwa bila suatu benda di alirkan akan terjadi gaya angkat. Pada saat teori ini ditemukan maka manusia dapat membuat pesawat terbang.  Christensen menulis dalam bukunya “This is why theory can be so valuable: it can explain what will happen, even before you experience it”

The importance of Purpose
Pada akhirnya Christensen mengatakan bahwa hidup itu harus mempunyai tujuan, juga seperti didalam bisnis, tanpa tujuan yang jelas bisnis yang dibangun tidak akan kemana-mana. Peter Drucker seorang guru manajemen yang sangat terkenal mengatakan “That business purpose and business mission are so rarely given adequate thought is perhaps the most important cause of business frustation and failure”. Christenses mengawali ceritanya pada saat dia masih di semester 1 kuliah dia menginginkan menjadi editor di wall street journal, sehingga pada saat ada kesempatan kerja praktek di universitasnya dia melamar ke wall street journal sebagai mahasiswa magang, kenyataannya tidak diterima karena tidak mendapatkan jawaban di wall street journal, akhirnya pada saat selesai kuliah di melamar pekerjaan lagi di wall street journal tetapi juga tidak di terima, akhirnya dia berkarir sebagai konsultan, kemudian menjadi enterepreuner dan akhirnya menjadi profesor di Harvard Business School.  Christenses mengatakan bahwa “Purpose was the critical factor ingredient that guided them in the application of the theory”.
Ada tahapan proses yang digunakan oleh Christensen dalam mencari purpose :

Tahap pertama adalah likeness (kesamaan)
Dalam menggambarkan suatu purpose didalam hidup kita harus dapat menggambarkan dulu di pikiran kita purpse seperti apa yang kita inginkan. Gambaran ini harus jelas di pikiran kita. Seperti pada saat orang mau menggambar, maka harus mempunyai gambarnya yang jelas dahulu didalam pikiran kita, sehingga kita dapat menuangkannya kedalam kanvas.
Gambaran ini sangat penting karena kalau didalam perusahaan mempunyai tujuan yang jelas, semua orang didalam perusahaan tersebut dapat menggambarkan dengan jelas tujuan dari perusahaan maka semua didalam perusahaan itu akan dengan semangat menuju ke apa yang telah mereka gambarkan.

Tahap kedua adalah komitmen
Untuk sebuah tujuan menjadi berguna semua karyawan dan eksekutif harus mempunyai komitmen yang tinggi untuk menuju ke tujuan yang akan di capai. Bila tidak ada komitmen yang tinggi pada saat di perjalanan akan terjadi banyak tantangan dan mereka akan dapat dengan mudah berkompromi untuk tujuan tersebut sehingga tujuannya tidak tercapai.
Saya sering mendengar hal ini dari teman teman saya, pada saat kita bicara tentang bisnis software, ada beberapa dari teman saya ingin membuat paket software seperti yang dibuat oleh Andal Software. Dalam perjalanannya pada saat menemukan customer kemudian customer tersebut meminta beberapa fitur, kemudian teman saya akan memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut dengan tujuan agar mendapatkan proyeknya. Padahal pada saat kita mengembangkan paket software tentunya kita perlu masukan dari customer, tetapi tidak semua masukan dari customer perlu kita akomodasi, bila kita lakukan hal itu, maka apa yang terjadi dengan paket kita ?

Dan yang terakhir adalah metric
Ukuran menjadi sangat penting, dengan adanya ukuran setiap karyawan didalam perusahaan akan mengetahui progress dari perjalanan mereka, apakah jalan yang mereka lalui itu dapat menuju ke tujuan atau harus dilakukan kalibrasi agar dapat mencapai tujuannya.

Kata terakhir didalam bukunya “we hope that in the end, we all will be judged a success by the metric that matters most. How will you measure your life”

How will you measure your life ditulis oleh Clayton M. Christensen, James Allworth dan Karen Dillon. Dipubilkasikan oleh Harper Business
presentasi Prof. Christensen

Rabu, 18 Juli 2012

Is it the end of forcasting ?


Didunia bisnis khususnya bagian marketing selalu menggunakan forecasting untuk menentukan berapakah sales yang akan dicapai tahun depan, dan dari hasil forecast ini, akan digunakan sebagai acuan untuk merencanakan produksi. Hampir semua bisnis menggunakan data tahun sebelumnya untuk membuat forecast penjualan kedepan, dengan ditambah marketing budget dan sebagainya sehingga didapatlah angka perkiraan penjualan di tahun yang akan datang.

Disruptive product
Penemuan produk baru yang menggantikan cara penggunaan produk lama menjadi sama sekali baru seperti kamera digital menggantikan kamera film, pergantian ini begitu cepat sehingga perusahaan Film kamera terbesar mengalami penurunan penjualan yang sangat drastis. Format musik digital sehingga musik dapat didistribusikan secara digital lewat internet, perubahan ini banyak mematikan distribusi label di Indonesia banyak perusahaan besar yang menjual lagu dengan CD sudah tidak ada lagi. Dan masih banyak lagi produk produk yang banyak digantikan oleh revolusi digital. Bahkan produk produk digital juga tidak kalah menariknya, seperti Yahoo yang beberapa waktu yang lalu sangat terkenal, sekarang ini sudah mulai tenggelam, bahkan CEO nya banyak yang hengkang dari perusahaan, dan digantikan dengan perusahaan perusahaan yang lebih baru lagi.
Sebelum dunia digital perubahan persaingan di dunia bisnis tidak secepat sekarang, perubahannya dirasakan sangat cepat sekali, seperti Mobile Phone, beberapa waktu yang lalu di dominasi oleh Nokia yang menguasi Mobile market di seluruh dunia, dengan adanya Iphone yang mengubah permainan bisnis dari gadget ke software, maka dengan cepat sekali Nokia kehilangan market share di Mobile phone.
Produk produk digital tersebut merupakan produk yang baru sama sekali dan menggantikan beberapa fungsi produk lama, cara pengunaannyapun baru sama sekali. Inilah yang disebut dengan disruptive product

Disruptive Marketing
Dengan perubahan produk yang begitu cepat, tentunya didalam marketing juga ada yang disebut dengan disruptive marketing, teori yang sangat terkenal ditulis oleh Georfy A. Moore didalam bukunya yang berjudul Crossing the chasm yang telah saya bahas beberapa waktu yang lalu di blog ini, menjadi sangat menarik.
Dalam waktu satu tahun setelah diluncurkan IPad terjual sebanyak 25 juta unit, google plus dalam waktu 1 bulan dapat mencapai pengguna sebanyak 20 juta, dan facebook user telah mencapai 750 juta, angka ini jauh lebih besar dari jumlah penduduk suatu negara didunia. Pertumbuhan yang sangat pesat ini belum pernah dialami sebelum terjadi revolusi digital.
Pertanyaan saya yang paling menarik pada saat saya membaca buku yang berjudul The technology elite yang ditulis oleh Vinnie Mirchandani, adalah bagaimana IPad dapat memprediksi pasarnya sehingga Apple dapat menyiapkan produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut, dan yang mengagumkan adalah Apple dapat memenuhi sebagian besar permintaannya walaupun orang harus tetap menunggu pada saat memesan IPad di awal peluncurannya.

Bagaimana cara meramalkan produksi ?
Tidak mudah bagi Apple untuk memenuhi permintaan pasar sebanyak 25 juta unit IPad di tahun pertama,  bila kita membaca buku Biography Steve Job, memang sosok Steve Job sangat brilian dia selalu melakukan dengan cara diluar kebiasaan (Out of The box thinking).
Kebanyak perusahaan mempraktekan cara yang hampir sama dalam meramalkan penjualan di tahun yang akan datang.
  1. Analisa data penjualan tahun lalu
  2. Tentukan berapa persen akan menaikan penjualan
  3. Buat strategi untuk mencapai angka tersebut
Seandainya Steve Job menggunakan metoda tersebut, maka pada saat terjadi lonjakan penjualan yang luar biasa maka untuk memenuhi 25 Juta unit IPad dalam satu tahun sangatlah sulit, sebenarnya potensi pasar IPad jauh diatas 25 Juta unit, sebagai bukti orang masih susah untuk mendapatkan IPad pada tahun tahun awal peluncuran IPad.
Menurut Clayton M. Christensen dalam bukunya Seing What’s next mengatakan “The past is a good predictor of the future only when conditions in the future resemble condition in the past. And what works for a firm in one context might not work for another firm in a different context”. Jadi jelas sekali Christensen menegaskan bahwa data lama tidak dapat dijadikan prediksi untuk masa yang akan datang bila kondisinya tidak sama. Karena keadaan persaingan dan pasar selalu berubah, maka keadaan yang lama tidak akan sama dengan keadaan yang akan datang.
Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana caranya meramalkan penjualan yang akan datang ? Christensen menjelaskan lagi “The best way to make accurate sense of the present, and the best way to look into the future, is through the lens of theory”.

Sales growth Andal Software
Pertumbuhan sales Andal Software sangat luar biasa sejak tahun 2008. Biasanya di pertengahan tahun kami sudah mulai membahas sales growth untuk tahun berikutnya. Untuk memprediksi sales growth kami selalu melihat berapa banyak potensi pasar yang ada, dengan data data yang kami miliki, kami dapat memprediksi berapa gesar growth untuk tahun berikutnya.
Seperti pada tahun 2012 ini, kami memprediksikan sales akan naik dua kali lipat dari tahun lalu, dan ternyata jumlah sales tahun 2011 sudah dapat kami capai  Januari – Juni 2012 ini. Berarti sales di tahun 2012 akan mencapai lebih dari dua kali lipat tahun sebelumnya.
Tahapan melakukan forecast penjualan dimulai dari jumlah target market yang akan di ambil, katakan ada seribu perusahaan yang  dijadikan target pasar kita. Untuk bisa mendapatkan seribu perusahaan apa saja yang perlu dilakukan ? berdasarkan data statistik dari tahun ke tahun, biasanya sales itu terjadi dari beberapa aktivitas seperti
  • Word of mouth berapa persen dari jumlah customer sehingga kita mendapatkan angka jumlah customer yang bisa didapatkan lewat word of mouth
  • Website berapa persen dari hit rate di website yang dapat di convert untuk dijadikan sales dari sini didapatkan perkiraan penjualan lewat website, untuk menaikan sales berarti bagaimana dapat meningkatkan hit rate, dan berapa banyak bisa dicapai di tahun depan
  • Seminar, berapa kali seminar akan diadakan dan berapa jumlah peserta dalam seminar, dari jumlah seminar tersebut berapa persen perusahaan yang tertarik untuk membeli
  • Partner, berapa banyak partner yang dapat memberikan lead hingga menjadi sales
  • Telesales, berapa besar kekuatan telesales untuk menjual ?
Kami memiliki data yang lengkap dari setiap aktivitas tersebut diatas, sehingga bila data diatas dapat diolah kemudian di analisa akan menghasilkan suatu strategi yang luar biasa. Bila strategi tersebut dicoba terus menerus dan dianalisa, maka kita akan medapatkan suatu teori yang dapat digunakan untuk melakukan forecasting.
Kami sangat yakin dengan hasil teori ini, dan dapat dibuktikan bahwa sales kami selalu naik secara signifikan. Yang perlu kami terus perbaiki adalah team support yang melakukan implementasi dan Application Support, sehingga walaupun jumlah customer bertambah banyak, tetapi kecepatan dan ketepatan dalam melakukan support masih dapat terus terjaga dengan baik.

Team support
Team support pun terus di perbaiki dengan meningkatkan kecepatan implementasi serta support. Sekitar dua tahun lalu kami memerlukan waktu sekitar tiga bulan untuk melakukan implementasi, sekarang ini dapat dilakukan dalam waktu dua minggu sejak kami menerima data yang lengkap dari pelanggan. Sekarang ini kami masih dalam proses melakukan perbaikan pada aplikasi sehingga dapat lebih mudah lagi untuk melakukan data migrasi, implementasi dan penggunaan.
Faktor produk akan sangat berpengaruh dalam meningkatkan semuanya itu, karena produk merupakan pusat dari kesemuanya. Dalam peningkatan produk kamipun sudah mempunyai mekanisme feedback dari customer yang dapat digunakan untuk penambahan fitur atau perbaikan produk itu sendiri.

Jumat, 22 Juni 2012

Teach your mind to work for you



Kekuatan pikiran sangat luar biasa, kita dapat menjadi orang yang sukses atau tidak sangat tergantung dari cara kita berpikir.  Orang yang berpikir positif dapat dipastikan dapat meraih kesuksesan, dan dapat hidup bahagia. Kekuatan pikiran juga akan mempengaruhi kondisi phisik kita, sebagai contoh yang paling mudah, pada saat kita membayangkan makan jeruk nipis yang asam sekali, maka air liur kita akan keluar tanpa dapat dikontrol. Ini membuktikan bahwa dengan hanya memikirkan saja, maka tubuh kita akan bereaksi terhadap apa yang kita pikirkan. Menurut  Sharon Jayson dalam artikelnya yang berjudul the Power of Super Attitude menjelaskan hubungan antara pikiran dan badan, orang yang memiliki optimisme yang tinggi mempunyai tingkat kematian karena sakit jantung yang lebih rendah, dan mempunyai tingkat kematian yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang pesimistik.
Menurut Mayo Clinic yang sangat terkenal researchnya di Amerika mengatakan bahwa berpikir positif akan menghasilkan
  • ·         Berkurangnya stress
  • ·         Lebih tahan terhadap flu
  • ·         Mengurangi resiko dari penyakit jantung koroner
  • ·         Lebih dapat bertahan dalam masa sulit

Hasil dari positif thinking
Ada satu eksperiment yang dilakukan oleh MIT Profesor yang bernama Dan Ariely dan beberapa orang temannya. Mereka membuat fasilitas testing dengan menggunakan electric shock (arus listrik yang dialirkan ke tubuh manusia untuk membuat kejutan). Setiap orang yang menjadi percobaan diberikan electric shock tanpa diberikan obat. Kemudian seluruh peserta di berikan electric shock yang kedua tetapi yang kedua diberikan obat Velodone-Rx. Sebelum diberikan obat Velodon-Rx sebagian dikatakan bahwa harga obat $ 2.50, dan sebagian lagi diberitahu harga obat $ 0.10.  Orang yang diberikan obat dengan harga $ 2.50 akan merasakan bahwa obat bekerja sehingga dia tidak terlalu merasakan sakitnya pada saat di shock therapy, dan yang diberi obat dengan harga $ 0.10 merasa bahwa rasa sakit waktu di shock therapy yang pertama dan kedua tidak terlalu berbeda.
Padahal obat yang diberikan sama hanya berisi vitamin C, dari percobaan ini terlihat bahwa orang yang diberikan obat yang harganya lebih mahal merasa bahwa obatnya bekerja dibandingkan dengan yang harganya lebih murah. Artinya kembali lagi disini pikiran yang bermain, kita berpikir bahwa dengan minum obat yang lebih mahal maka obat tersebut akan bekerja dan kita merasa sakitnya berkurang.
Jelaslah disini bahwa berpikir positif akan menghasilkan hal positif juga, ada beberapa hal dalam hidup ini berpikir positif akan :
  • ·         Mengeluarkan potensi diri
  • ·         Memberikan respon yang positif
  • ·         Membuat semuanya dalam perspektif
  • ·         Membantu untuk menikmati hidup

Positif thinking mengeluarkan potensi diri
Berpikir positif akan mengeluarkan potensi diri, ada suatu cerita dari satu negara beberapa ratus tahun yang lalu akan merebut kembali negaranya, maka sang raja mengirimkan utusan sepuluh orang tentaranya, setelah sepuluh orang tersebut mengintai, kemudian kembali menghadap raja, dan mengatakan bahwa sebaiknya kita jangan menyerang di negara sana banyak raksasa yang tidak dapat kita kalahkan. Merasa tidak puas sangraja mengutus orang lain, yang bernama Joshua dan Kaleb kedua orang ini mengintai dari tempat yang sama dengan sepuluh orang sebelumnya, kemudian Joshua dan Kaleb kembali kepada raja dan mengatakan sekarang kita dapat menyerang dan menduduki kembali tanah yang dijajah oleh negara itu, karena raksasa yang ada di negara itu dapat dikalahkan dengan mudah. Akhirnya memang benar Joshua dan Kaleb dapat mengalahkan raksasa yang ada di negara yang menjajah, dan akhirnya sang raja dapat menduduki kembali negaranya.
Berpikir positif tidak berarti bahwa harus berbohong pada kesulitan yang akan dihadapi.

Cara berpikir positif akan Memberikan respon yang positif
Cara kita berpikir akan berpengaruh terhadap cara kita berbicara, dan cara kita berbicara akan berpengaruh terhadap tanggapan orang pada kita. Jika kita berpikir dan berbicara negatif maka kita akan mendapatkan tanggapan yang negatif.
Christopher Columbus yang percaya bahwa dunia itu bulat pada jaman itu ditertawakan oleh banyak orang, karena pada saat itu orang percaya bahwa dunia itu datar. Sehingga Columbus akan menemukan ujung dunia. Akhirnya Colmbus dapat membuktikan bahwa dunia itu bulat di tahun 1492.
Pada awal tahun 1900 an, orang membicarakan tentang pesawat terbang, dan banyak orang yang mengatakan tidak mungkin. Tetapi secara diam diam Orville dan Wilbur Wright berpendapat sebaliknya, dan mereka mencoba membuat pesawat terbang, akhirnya mereka dapat terbang dengan pesawat terbang.
Cara berpikir negatif itu menular jadi hati hati pada orang yang berbicara negatif, jadi jangan sampai pemikiran yang negatif membatasi pemikiran anda.
Ada percobaan yang men-test teory bahwa cara bertanya akan memberikan dampak pada jawaban sesuai dengan pertanyaannya.
Seorang prajurit di utus untuk membagikan jeruk pada kawan kawannya yang sedang berbaris, kemudian pada kawanan 100 prajurit pertama pertanyaannya adalah “ kamu tidak mau jeruk ini bukan ?” dan jawabannya 90 % dari prajurit itu mengatakan tidak, hanya 10 % yang mengatakan ya. Untuk 100 prajurit yang kedua pertanyaan diubah menjadi “ Kamu mau jeruk ?”, dan hasilnya 50% mengatakan ya, dan 50% mengatakan tidak, kemudian untuk 100 prajurit berikutnya pertanyaannya diganti lagi menjadi “ Apakah kamu mau satu buah jeruk atau dua ?” hasilnya adalah 50 % mengambil dua jeruk dan 50% sisanya mengambil satu jeruk.  Dengan hanya mengubah pertanyaannya hasilnya akan berbeda.
Pelajaran yang dapat dipetik dari percobaan diatas adalah kita harus belajar cara berpikir positif dan cara kita berbicara dengan orang lain. Ajarilah pikiran kita berpikir positif di segala keadaan dan ajarilah lidah kita untuk berbicara positif terhadap setiap orang yang kita temui.

Membuat semuanya dalam perspektif
Pemikiran negatif sering kali memperbesar permasalahan yang ada, sehingga kita tidak dapat melihat sesuatu dengan proporsi yang sebenarnya. Dengan kita belajar melihat dengan kacamata positif maka kita dapat melihat semua hal dengan perspektif yang benar. Setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan, kalau kita fokus pada kelebihan maka kita dapat melihat kelebihan disetiap orang. Sebaliknya kalau kita fokus pada negatif maka kita akan melihat tidak ada orang yang positif semuanya negatif.

Dikutip dari buku Power thoughts ditulis oleh Joyce Meyer.