Recruitment

Create your own user feedback survey

Senin, 10 Februari 2014

Integritas seorang pemimpin



Kemarin saya menghadiri Seminar kepemimpinan dimana saya belajar tentang integritas. Pada suatu saat saya bertemu dengan teman saya, dan saya mulai bercerita tentang peraturan di kantor, di kantor teman saya ada peraturan bahwa kalau makan tidak boleh di didalam ruangan kantornya, karena bisa mengundang tikus masuk kedalam ruangan dan merusak banyak peralatan. Jadi ruang makan disediakan didalam ruang tertentu. Pada suatu saat saya bertamu ke kantor teman saya ini, dan ternyata dia makan di dalam ruang kantornya, kemudian iseng saya bertanya, apakah tikus akan takut datang ke kantor mu ? dia senyum-senyum saja.
Saya belajar bahwa bila seorang pemimpin ingin di hargai maka dia harus dapat memberikan contoh dalam segala tindakan, diantaranya adalah memberikan contoh mematuhi peraturan yang telah ditetapkan bersama. Kalau di kantor semua karyawan tidak boleh terlambat, maka sang bos juga harus datang pagi. Kalau bosnya sendiri tidak bisa datang pagi, kalau dia akan menegor anak buahnya pasti anak buahnya akan memberikan banyak alasan yang mana sang bos tidak dapat berkata-kata lagi. Bila sang bos selalu berangkat pagi tepat waktu, maka anak buah tidak dapat memberikan alasan banyak, karena mereka tahu bosnya datang pagi.
Di seminar kemarin dikatakan bahwa integritas adalah rasa tanggung jawab terhadap dirinya sendiri, kalau orang tidak dapat bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri bagaimana dia dapat bertanggung jawab terhadap orang lain.
Dari kalimat yang diucapkan itu saya mulai merefleksikan diri saya, apakah selama ini saya melakukan apa yang saya katakan ?, karena melakukan apa yang saya katakan juga merupakan integritas, rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri. Orang lain akan menilai pada saat kita berkata dan bertindak. Orang lain akan mengikuti apa yang kita katakan kalau diri kita melakukan apa yang kita katakan. Kalau kita sendiri tidak melakukan apa yang kita katakan, sulit rasanya untuk menyuruh orang lain mengikuti apa yang kita katakan.
Di seminar kemarin juga dikatakan, pada saat kita membangun bisnis kita harus mempunyai integritas juga, kita harus bertanggung jawab terhadap apa yang kita lakukan. Si pembicara pada saat membangun bisnis dan mulai mencoba banyak bisnis, pernah di tipu hingga milyaran rupiah. Tetapi apa yang dia lakukan adalah bagaimana caranya agar dia dapat menutup hutang tersebut, apakah dia akan melakukan hal yang sama seperti apa yang temannya lakukan terhadap dia ? SI pembicara memilih untuk tidak melakukan hal yang sama. Sekarang dia sudah dapat melunasi hutangnya, kehidupannya sekarang sudah sangat nyaman, dan sharing tentang kehidupannya sangat luar biasa. Saya percaya suatu perubahan hidup di mulai dari pola pikir, dan bagaimana kita dapat menjaga integritas kita, walaupun mungkin lingkungan kita bertindak lain, tetapi kita tidak boleh terpengaruh terhadap lingkungan yang kurang baik. Yang dialami oleh pembicara kemarin bahwa lingkungan awalnya yang kurang baik, maka harus mencari lingkungan lain yang jauh lebih baik, sehingga kita akan terbawa menjadi lebih baik lagi.

Pelajaran yang saya dapatkan  
Untuk menjadi seorang pemimpin yang disegani sang pemimpin harus mempunyai integritas yang tinggi, artinya dia melakukan apa yang diucapkannya. Tanpa integritas seorang pemimpin tidak akan di dengar oleh bawahannya. Saya baru mengerti mengapa banyak bawahan yang tidak mau mendengarkan managernya, masalahnya biasanya sang manager pekerjaannya hanya memberikan perintah, yang kadang kadang dia sendiri tidak dapat mengerjakannya, kalau sang manager memberikan perintah dan memberikan contoh untuk mengerjakannya, sudah hampir dipastikan bawahannya akan mengikuti apa yang diperintahkan oleh managernya.
Pelajaran kedua yang saya dapatkan adalah lingkungan akan mengubah perilaku seseorang, integritas mungkin dapat di ajarkan di dalam organisasi dengan dimulai dari sang pemimpin. Kalau sang pemimpin mempunyai integritas yang tinggi, maka kultur didalam organisasi tersebut akan penuh dengan integritas, dan orang baru yang masuk kedalam organisasi tersebut akan tertular untuk mempunyai integritas yang tinggi pula.

Tidak ada komentar: